Formulasi dan Evaluasi Sediaan Serbuk Effervescent Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera L.)

Penulis

  • Ririn Rodhatul Janah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Mulia Madiun
  • Annisaur Rohmi Saadah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Mulia Madiun
  • Anika Putri Rahmadani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Mulia Madiun
  • Apriliya Yogi Murawalin Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Mulia Madiun
  • Helga Delferis Ayu Erlesya Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Mulia Madiun

Kata Kunci:

Daun Kelor, Serbuk Effervescent, Uji Fisik.

Abstrak

Daun kelor mengandung zat β-sitosterol yang merupakan komponen yang berkhasiat dari mengobati alergi, pegal linu, rematik, luka infeksi, menurunkan kadar gula darah dan asam urat hingga menurunkan tekanan darah. Rabusan daun kelor dapat menurunkan tekanan darah sistolik/diastolik dengan nilai 153/94 menjadi 129/86. Daun kelor yang diekstrak dapat diolah dalam bentuk sediaan tablet, kapsul, serta serbuk. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan formula serbuk effervescent daun kelor yang baik berdasarkan evaluasi fisik sediaan (uji organoleptic, uji kadar air, uji pH, waktu alir, sudut diam dan waktu depersi,). Terdapat 3 formula dengan perbandingan komponen asam tartrat, natrium bikarbonat dan CMC-Na sebagai berikut : formula I (1:1), formula II (1,2:1), formula III (1:..:1).Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitan menunjukan dari ketiga formula sediaan serbuk effervescent ekstrak daun kelor yang memiliki uji fisik paling baik adalah formula I. Formulasi I pada uji organoleptic serbuk bewarna putih,bau khas manis dan rasa manis, kadar air pada alat Moisture Analyzer selama 3,15 menit mendapatkan hasil 2,56%, tingkat keasaman (Ph) 4-5, Kecepatan alir 4.98 detik, dan waktu dispersi

Kata kunciDaun Kelor, Serbuk Effervescent, Uji Fisik.

Referensi

Anief, M., 1997. Apa Yang Perlu Diketahui Tentang Obat. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Anshory, H., Syukri, Y., dan Malasari, Y. 2007. Formulasi Tablet Effervescent Dari Ekstrak Ginseng Jawa (Tlinum paniculatum) Dengan Variasi Kadar Pemanis Aspartam. Jurnal Ilmiah Farmasi. Vol 4 No.I.
F. N. Syaputri, S. Z. Saila, dan D. Lestari, “Formulasi dan Uji Karakteristik Fisik Sediaan Granul Effervescent Ekstrak Etanol Daun Sirih Merah (Piper crocatum ruiz & pav.) Sebagai Antidiabetes,” vol. 4, no. 1, 2023.
Kumalasari H. 2012. Validasi Metoda Pengukuran Kadar Air Bubuk Perisa Menggunakan Moisture Analyzer Halogen HB43-S, sebagai Alternatif Metoda Oven dan Kari Fischer. Bogor (ID): Insitut Pertanian Bogor.
Kemenkes RI. 2018. Riset Kesehatan Dasar 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Krisnadi, D., 2015. Kelor Super Nutrisi. Blora: Pusat Informasi dan Pengembangan Tanaman Kelor Indonesia.
Novidiyanto, Setyowati, A., 2008. Formulasi Serbuk Effervescent Sari Wortel (Daucus carrota). Agritech. Volume 28 No.4, p. 150-156.
Purwandari, L.E., 2007. Optimasi Campuran Asam Sitrat-Asam Tartrat Dan Natrium Bikarbonat Sebagai Eksipien Dalam Pembuatan Granul Effervescent Ekstrak Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb.) Secara Granulasi Basah Dengan Metode Desain Faktorial. Universitas Sanata Dharma: Fakultas Farmasi
Sugihartini, N., dan E. Nuryanti. 2017. Formulasi Krim Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) sebagai Sediaan Antiaging (Formulation Cream of Extract Moringa oleifera Leave as Antiaging ). 29(1): April 2017. Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin – Periodical of Dermatology and Venereology: 1–7.
Rizal, D., Putri, W.D.R., 2014. Pembuatan Serbuk Effervescent Miana (Coleus (L) Benth) : Kajian Konsentrasi Dekstrin Dan Asam Sitrat Terhadap Karakteristik Serbuk Effervescent. Jurnal Pangan dan Argoindustri. Volume 2 No 4, p.210-219.
Yanti dan Nofia. 2020. Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Kelor (Moringa Olifiera) Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Jurnal Ilmu Kesehatan vol 3 (1):24-29.

Diterbitkan

2025-05-19

Cara Mengutip

Formulasi dan Evaluasi Sediaan Serbuk Effervescent Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera L.). (2025). Jurnal Farmasi IKIFA, 4(1), 45-54. https://epik.ikifa.ac.id/jfi/article/view/263