Hubungan Faktor Demografi Dengan Pengetahuan Cara Pembuangan Obat Keras Yang Baik di Kelurahan Penggilingan

Authors

  • Muhammad Fathan STIKES IKIFA
  • Guruh Subagya STIKES IKIFA
  • Meiana Dwi Andini STIKES IKIFA

Abstract

Pengetahuan masyarakat mengenai dunia kesehatan terutama obat masih sangat terbatas, padahal obat merupakan bahan yang mudah kita temukan di sekitar kita. Obat harus selalu digunakan secara benar agar memberikan manfaat klinik yang optimal. Pembuangan obat merupakan suatu masalah penting di Indonesia. Dalam skala rumah tangga, Pembuangan atau pemusnahan obat yang kurang tepat dapat memunculkan potensi terjadinya daur ulang ilegal kemasan atau produk obat kadaluarsa, selain itu obat berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dibuang dengan cara yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan faktor demografi dengan pengetahuan cara Pembuangan obat keras yang baik di Kelurahan Penggilingan Jakarta Timur. Penelitian ini merupakan penelitian  non  eksperimental  dengan  jumlah  responden  sebanyak 165 orang.  Metode penelitian  ini  merupakan  penelitian  kuantitatif.  Berdasarkan  hasil  penelitian  diketahui bahwa pengetahuan responden tentang penggunaan obat bebas dan bebas terbatas secara keseluruhan  memiliki  pengetahuan  cukup  76  responden  (46%),  pengetahuan  baik  64 responden  (39%)  dan  pengetahuan  kurang  25  (15%).  Uji  statistik  menunjukkan  tidak terdapat  hubungan  antara  Usia dengan  Pengetahuan  cara  pembuangan obat keras, terdapat hubungan antara jenis kelamin, Pendidikan dan pekerjaan dengan pengetahuan cara pembuangan obat di kelurahan Penggilingan Jakarta Timur.

Downloads

Published

2024-01-30

How to Cite

Hubungan Faktor Demografi Dengan Pengetahuan Cara Pembuangan Obat Keras Yang Baik di Kelurahan Penggilingan. (2024). Jurnal Ilmu Farmasi Terapan Dan Kesehatan, 2(1), 51-62. https://epik.ikifa.ac.id/journals/article/view/104