IDENTIFIKASI RHODAMIN B PADA PRODUK KOSMETIK YANG BEREDAR SECARA ONLINE
Kata Kunci:
Kosmetik, Rhodamin B, KLT, Spektrofotometri UV-VISAbstrak
Hasil pengawasan rutin Badan POM, penggunaan pewarna merah K3 dan rhodamin B sering disalahgunakan pada produk kosmetika. Rhodamin B merupakan pewarna tekstil yang cukup membahayakan kesehatan tubuh manusia, karena dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan, kerusakan pada hati, dan kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan zat warna rhodamin B pada perona pipi, perona mata, dan perona bibir yang beredar secara on line, masing-masing sample berjumlah 5 sampel. Metoda penelitian merupakan metoda eksperimental menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) untuk mendapatkan nilai hRf dan menghitung kadar rhodamin B dengan Spektrofotometri UV-Vis λ 254 nm dan λ 366 nm. Hasil penelitian menunjukkan dari lima belas sample yang diteliti diperoleh 7 sample memilik nilai Rf antara 0,61-0,67 dengan nilai Rf baku pembanding Rhodamin B sebesar 0,62. Tujuh sample tersebut terdiri dari 1 sampel perona pipi positif mengandung rhodamin B dengan kadar 1,68%, 3 sampel perona mata positif dengan kadar 2,35%, 3,29%, dan 3,26%, serta 3 sampel perona bibir positif dengan kadar 1,17%, 1,22%, dan 0,47%. Hal ini menunjukkan bahwa, 7 dari 15 sampel kosmetika mengandung zat berbahaya rhodamin B.
Referensi
2. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2018 Tentang Pelayan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik Sektor Kesehatan. Kementrian Kesehat Republik Indones. 2018.
3. Direktur Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan. Keputusan Direktur Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan Nomor 00386/C/SK/II/90 Tentang Zat Warna Tertentu Yang Dinyatakan Sebagai Bahan Berbahaya Dalam Obat, Makanan dan Kosmetika. Badan pengawas obat dan makanan republik Indones. 1990;1.
4. Anonim. Waspada Kosmetika Mengandung Bahan Berbahaya. 2015. Available from: https://sib3pop.menlhk.go.id/index.php/articles/view?slug=waspada-kosmetika-mengandung bahan-berbahaya
5. Syamsuri S. Analisis Kandungan Rhodamin B sebagai Pewarna pada Sediaan Perona bibir Impor yang Beredar di Kota Makassar. Jf Fik Uinam. 2017;5(1):41.
6. Fauziah S, Komarudin D, Dewi C. Identifikasi dan Penetapan Kadar Rhodamin B pada Eye Shadow secara Kromatografi Lapis Tipis dan Spektrofotometri Ultraviolet Visible. J Ilm Kesehat. 2020;19(02):81–6.
7. Arfina. Analisis Kandungan Rhodamin B pada Kosmetik Perona Pipi yang Beredar di Pasar Tradisional Kota Makassar. 2012;7(2):57–77.
8. Berliani JR, Hadi S. Analisis Kandungan Zat Warna Rhodamin B Pada Kosmetika Pewarna Rambut yang Beredar di Kota Surakarta. Pros APC (Annual Pharm Conf. 2019;4:34–43.
9. Elfasyari TY, Putri MA, Andayani R. Analisis Rhodamin B pada Perona bibir Impor yang Beredar di Kota Batam secara Kromatografi Lapis Tipis dan Spektrofotometri UV-Vis. Pharm J Farm Indones (Pharmaceutical J Indones. 2020;17(1):55–6.
10. Samosir AS, Bialangi N, Iyabu H. Analisis Kandungan Rhodamin B pada Saos Tomat yang Beredar di Pasar Sentral Kota Gorontalo dengan Menggunakan Metode Kromatografi Lapis Tipis ( KLT ). J Entropi. 2018;13(1):4.
11. Erna Susanti MZD. Al-Qur’an dan Sains (Bukti Kebenaran dalam Kasus Propolis Madu). Khazanah J Stud Islam dan Hum. 2014;12(2):116–25.
12. Hasanah AN, Musfiroh I, Saptarini NM, Rahayu D. Identifikasi Rhodamin B pada Produk Pangan dan Kosmetik yang Beredar di Bandung. Ilmu Kefarmasian Indones. 2014;12(1):104–9.
13. Depkes RI. Farmakope Indonesia edisi IV. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 1995.
14. Budari MKS, Dewantara INA, Wijayanti NPAD. Validasi Metode Analisis Penetapan Kadar α -Mangostin Pada Gel Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L .) dengan KLT Spektrofotodensitometri. J Farm Udayana. 2015;4(2):20–
15. Roosdiana A, Oktavianie DA, Lestari Y pramudi. Pengaruh Rhodamin B Dan Sakarin Terhadap Aktivitas Superoxide Dismutase (Sod) Ginjal Tikus Putih (Rattus novergicus). Pros Semin Nas Kim UNY 2017. 2017;21(4):183–8.
16. Dinas Ketahanan Pangan. Waspadai 4 Bahan Berbahaya dalam Pangan Berikut Ini!. 2018 [cited 2022 Apr 10]. Available from: https://ketahananpangan.semar angkota.go.id/v3/portal/page/artikel/Waspadai-4-Bahan Berbahaya-dalam-Pangan Berikut-Ini
17. Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia. Informasi Pengamanan Bahan Berbahaya: Rodamin B. Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan RI; 2008. 1–16.
18. Sylvia D, Riliantika N, Pratiwi D. Analisis rhodamin B pada lipstick yang beredar di pasar Cikupa Pros Semin Nas 2021; 469-72.