HUBUNGAN PENGOBATAN POLIFARMASI DENGAN POTENSI KEJADIAN INTERAKSI OBAT PADA PASIEN GERIATRI HIPERTENSI RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT TK. II MOH. RIDWAN MEURAKSA PERIODE JULI – DESEMBER 2024

Penulis

  • Vidia Arlaini Anwar Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA
  • Fachdiana Fidia Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA
  • Anita Rachman Pertiwi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Kata Kunci:

Geriatri hipertensi, polifarmasi, interaksi obat

Abstrak

Hipertensi merupakan penyakit yang mendapatkan julukan “the silent killer” karena dapat menyerang setiap individu tanpa adanya tanda dan gejala yang muncul pada tubuh.  Hipertensi ditandai dengan kondisi tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg pada dua kali pengukuran. Pasien lanjut usia memiliki risiko hipertensi lebih tinggi karena perubahan faktor fisiologis tubuh dan gaya hidup. Hipertensi sering disertai dengan komorbiditas sehingga memerlukan terapi yang intensif dengan kombinasi dari beberapa kelas terapi obat untuk mengontrol tekanan darah dan menangani komorbidnya. Faktor ini secara signifikan meningkatkan risiko polifarmasi yang mengakibatkan interaksi obat jika penanganan tidak dilakukan dengan tepat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pengobatan polifarmasi dengan potensi kejadian interaksi obat pada pasien geriatri hipertensi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian observasional bersifat deskriptif analitik. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif menggunakan Rekam Medis Elektronik (RME) pada pasien geriatri hipertensi yang mendapatkan pengobatan polifarmasi di rawat inap. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling dengan sampel sejumlah 61 pasien. Analisis statistik dilakukan menggunakan software SPSS dengan uji Chi-Square untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu pasien yang mengalami interaksi obat sejumlah 57 pasien (93,4%) dan yang tidak mengalami interaksi obat sejumlah 4 pasien (6,6%). Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p 0,000 (p<0,05) menunjukkan bahwa terdapat hubungan pengobatan polifarmasi dengan potensi kejadian interaksi obat pada pasien geriatri hipertensi rawat inap di Rumah Sakit Tk. II Moh. Ridwan Meuraksa.

Referensi

1. Kemenkes RI. Mengenal Penyakit Hipertensi. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia [Internet]. 2021 [cited 2024 Nov 10]; Available from: https://upk.kemkes.go.id/new/mengenal-penyakit-hipertensi

2. WHO. World Hypertension Day 2024: Measure Your Blood Pressure Accurately, Control It, Live Longer. World Health Organization (WHO) [Internet]. 2024 [cited 2025 Feb 9]; Available from: https://www-who-int.translate.goog/srilanka/news/detail/17-05-2024-world-hypertension-day-2024

3. Kemenkes RI. Hipertensi Penyakit Paling Banyak Diidap Masyarakat. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia [Internet]. 2019 May [cited 2024 Dec 13]; Available from: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20190517/5130282/hipertensi-penyakit-paling-banyak-diidap-masyarakat/

4. Munira SL, Puspasari D, Lestary H, Sulistiowati E. Laporan Tematik Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2023. 73,77.

5. Faisal S, Zairina E, Nathishuwan S, Khotib J, Nugraheni G. Prevalence and predictors of discharge polypharmacy in geriatric patients discharged from an Indonesian teaching hospital. Pharmacy Practice Airlangga University. 2024;22(1):2900.

6. Yulianti E, Abdullah R, Deniyanti. Interaksi dan Efek Samping Obat. Purbalingga: CV. Eureka Media Aksara; 2024. 1 p.

7. Jago Uko MA, Virginia DM. Drug Interaction Study of Antihypertension in Geriatric Patients Diagnosed Hypertension at Puskesmas Mauponggo, Nusa Tenggara Timur. Majalah Farmaseutik Universitas Gadjah Mada. 2024;20(2):170–171.

8. Rachmayanti AS, Suhera, Haryani R, Sammulia SF, Meilandra R, Agnesfebrianti. Gambaran Potensi Interaksi Obat pada Resep Polifarmasi Pasien Lansia di Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam. Jurnal Surya Medika. 2024;10(1):203.

9. Ramdani R, Skarayadi O, Indrawati W, Hermanto F, Wahyuni E. Potensi Interaksi Obat Antihipertensi pada Pasien Geriatri Rawat Inap di Salah Satu Rumah Sakit Kota Bandung. Pharmacoscript. 2022;5(1):78–79.

10. Williams B, Mancia G, Spiering W, Rosei EA, Azizi M, Burnier M, et al. ESC/ESH Guidelines for the management of arterial hypertension. European Heart Journal. 2018;39(33):3030.

11. Kemenkes RI. Pedoman Pengendalian Hipertensi di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama 2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2023. 6,43 p.

12. WHO. Global Report on Hypertension the Race Against a Silent Killer. World Health Organization (WHO); 2023. 8 p.

13. Kemenkes RI. Laporan Nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2018. 158 p.

14. Andrianto. Buku Ajar Menangani Hipertensi. Surabaya: Airlangga University Press; 2022. 7–12 p.

15. Dillasamola D. Buku Ajar Patofisiologi Edisi 2. 2nd ed. Indramayu: Penerbit Adab; 2024. 33 p.

16. Mayangsari E, Lestari B, Nurdiana. Farmakoterapi Kardiovaskuler. Malang: Universitas Brawijaya Press; 2019. 5–7 p.

17. Nur Indah Sari Y. Berdamai dengan Hipertensi. Jakarta: Bumi Medika; 2022. 5 p.

18. Muliyadi, Putri P, Yuniarti F. Manajemen Hipertensi Pendekatan Transformasi Layanan Primer. Yogyakarta: Deepublish Digital (Grup Penerbitan CV Budi Utama); 2023. 3–4 p.

19. Fatma M, Eros E, Suryati S, Badriah S, Rizqi S, Fahira N, et al. Hipertensi: Kenali Penyebab, Tanda Gejala dan Penanganannya. Jakarta: Poltekkes Jakarta III; 2021. 5–6 p.

20. PERKI. Pedoman Tatalaksana Hipertensi Pada Penyakit Kardiovaskular. 1st ed. Jakarta: Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia; 2015. 1,3,5,7 p.

21. PERHI. Konsensus Penatalaksanaan Hipertensi 2019. Jakarta: Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia; 2019. 33–36 p.

22. Menkes RI. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tatalaksana Hipertensi Dewasa. Jakarta: Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/4634/2021; 2021. 25–26 p.

23. Muhadi. JNC 8: Evidence based Guideline Penanganan Pasien Hipertensi Dewasa. Cermin Dunia Kedokteran (CDK). 2016;43(1):56.

24. Whelton PK, Levine GN, Al-Khatib SM, Beckman JA, Birtcher KK, Bozkurt B, et al. ACC/AHA/AAPA/ABC/ACPM/AGS/APA/ASH/ASPC/NMA/PCNA Guideline for the Prevention, Detection, Evaluation, and Management of High Blood Pressure in Adults: Executive Summary. American College of Cardiology Foundation and the American Heart Association, Inc. 2017;71:1288–1290 p.

25. Ulya T, Ramdaniah P, Apriliany F, Jayak Pratama K, Suasana D, Ulfa M, et al. Buku Ajar Farmakologi. Yogyakarta: Samudra Biru; 2023. 238–240 p.

26. Marni, Soares D, Ulkhasanah ME, Rahmasari I, Firdaus I. Penatalaksanaan Hipertensi. Pekalongan: PT. Nasya Expanding Management; 2023. 57 p.

27. Suryati, Yesika R, Zuhra M, Suzana D, Ifadah E, Makmuriana L. Buku Ajar Farmakologi dalam Keperawatan. Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia; 2023. 82–84 p.

28. Kate M, Cadart C, Brayfield A, Eustace M. What is a drug interaction? Pharmaceutical Press [Internet]. 2024 [cited 2025 Feb 1]; Available from: https://www.pharmaceuticalpress.com/resources/article/what-is-a-drug-interaction/

29. Palupi DA, Setyoningsih H, Lina RN, Maulina H, Wijaya HM. Buku Ajar Farmakologi. Bandung: Feniks Muda Sejahtera; 2022. 79–80 p.

30. Fadillah A, Ramadhani J. Interaksi Obat. Sumatera Barat: CV. Azka Pustaka; 2024. 3,10,14 p.

31. Ramatillah DL. Buku Ajar Interaksi Obat. Jakarta: Universitas 17 Agustus 1945; 2020. 15–23 p.

32. Stefanacci RG, Khan T. Can Managed Care Manage Polypharmacy? Clinical Geriatric Medicine. 2017;33(2):241.

33. Riswanto FD, Istyastono EP, Wijoyo Y. Prosiding Seminar Nasional Farmasi. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.; 2023. 209 p.

34. Novak J, Goldberg A, Dharmarajan K, Amini A, Maggiore. Ronald J. Polypharmacy in older adults. Jurnal Onkologi Geriatri. 2022;13(6):778.

35. Menkes RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2016 Tentang Rencana Aksi Nasional Kesehatan Lanjut Usia Tahun 2016-2019. Jakarta: Menteri Kesehatan Republik Indonesia; 2016. 11 p.

36. Kemenkes RI. Kelompok Usia Lansia 60+ Tahun. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia [Internet]. 2025 [cited 2025 Jan 31]; Available from: https://ayosehat.kemkes.go.id/berhaji-dan-lansia

37. Kemenkes RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2015 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia di Pusat Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2015. 12 p.

38. Sunarti S, Ratnawati R, Nugrahenny D. Prinsip Dasar Kesehatan Lanjut Usia (Geriatri). Malang: Universitas Brawijaya Press; 2019. 5 p.

39. Tumanggor SD, Aktalina L, Yusria A, Ismail WM. Karakteristik Pasien Hipertensi di Puskesmas Mandala Kecamatan Medan Tembung. Jurnal Kedokteran Sains dan Teknologi Medik. 2022;5(2):177.

40. Abdullah D, Dewi NP, Monaprlya D, Chan Z. Profile of Hypertension Patients in West Pasaman Hospital Year 2022. Nusantara Hasana Journal. 2024;3(11):8.

41. Pratiwi ME, Mutmainnah. Karakteristik Pasien Hipertensi di Puskesmas Pertiwi. Indonesian Journal of Health. 2021;1(2):108.

42. Fiana FK, Indarjo S. Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kejadian Hipertensi. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development). 2024;8(1):4–5.

43. Rumah Sakit Tk. II Moh. Ridwan Meuraksa. 2024 [cited 2025 Jan 7]; Available from: https://rsmrm.id/about.php

44. Puspitasari F, Suyanto, Khadijah S. Menurunkan Hipertensi pada Lansia Menggunakan Latihan Brisk Walking. Surakarta: Tahta Media Group; 2023. 11 p.

45. Sakti P, Luhung M. Buku Ajar Penatalaksanaan Lansia Hipertensi. Malang: Literasi Nusantara Abadi Grup; 2025. 11 p.

46. Jandu JS, Mohanaselvan A, Dahal R, Bista S. Strategies to Reduce Polypharmacy in Older Adults. National Library of Medicine [Internet]. 2024 [cited 2025 Feb 6]; Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK574550/

47. Hasballah K. Farmakologi Geriatri. Aceh: Syiah Kuala University Press.; 2022. 47–48 p.

48. Sari FR. Studi Potong Lintang Peresepan Obat Pasien Geriatri di Puskesmas Tangerang: Tinjauan Interaksi Obat. Muhammadiyah Journal of Geriatric. 2023;4(2):158.

49. Permenkes RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Keselamatan Pasien. Jakarta: Menteri Kesehatan Republik Indonesia; 2017. 27 p.

50. Suardi HN, Suryawati, Mulia VD. Interaksi Obat Potensial pada Pasien Usia Lanjut. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala. 2021;21(1):104.

51. Permatasari J, Mitra AD, Ilmi M. Analisis Interaksi Obat Antihipertensi pada Resep Polifarmasi Pasien Hipertensi Rawat Jalan di Rumah Sakit X Kabupaten Batang Hari Periode Januari - Maret 2023. Jurnal Kesehatan Tambusai. 2024;5(1):24.

52. Yuswar MA, Rachmadani E, Untari EK. Identifikasi Dampak Interaksi Obat Antihipertensi terhadap Tekanan Darah pada Pasien Geriatri Hipertensi yang di Rawat Inap RSUD dr. Soedarso Pontianak. Jurnal Ilmiah Manuntung. 2022;8(1):165.

53. Handayani DS, Rusli R, Ibrahim A. Analisis Karakteristik dan Kejadian Drug Related Problems pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Temindung Samarinda. Jurnal Sains dan Kesehatan. 2015;1(2):77.

54. Afifah VW, Pakki IB, Asrianti T. Analisis Faktor Risiko Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Rapak Mahang Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara. Wal’afiat Hospital Journal. 2022;03(01):62.

55. Chalik R, Karim D, Dewi STR, Hidayati H. Analisis Faktor yang Berpengaruh terhadap Kejadian Interaksi Obat pada Pasien Hipertensi di Rumah Sakit Umum X Kota Makassar. Media Farmasi Journal. 2021;17(1):57.

56. Hidayati NR, Tomi, Sulastri L, Indriaty S, Karlina N, Zahra NB. Analisis Potensi Interaksi Obat pada Pasien Hipertensi di Instalasi Rawat Inap RSD Gunung Jati Cirebon. Journal of Pharmacopolium. 2024;7(1):19.

57. Jumu L. Manajemen Perawatan Komplikasi Hipertensi pada Lansia. Lombok Tengah: Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia; 2024. 19 p.

58. Amalia VN, Sjarqiah U. Gambaran Karakteristik Hipertensi Pada Pasien Lansia di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura Tahun 2020. Muhammadiyah Journal of Geriatric. 2022;3(2):64.

59. Wulandari A, Ardhianingsih V. Evaluasi Pemberian dan Penggunaan Obat Antihipertensi pada Pasien Lansia di Puskesmas Sukarami Palembang. Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal. 2021;5(2):25.

60. Nofisah NL. Hubungan Kadar Glukosa Darah dengan Kejadian Hipertensi di RS Syarif Hidayatullah Jakarta [Skripsi]. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta; 2022. 33,35 p.

61. Kurniawati D, Izzati W, Nengsih Y. Hubungan Glukosa Darah dengan Tekanan Darah dan Risiko Stroke pada Lansia. Jurnal Kesehatan Mercusuar. 2021;4(2):63.

62. Parameswari DMPD, Pramana KD, Hardinata. Hubungan Glukosa Darah Puasa dengan Hipertensi pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD Kabupaten Lombok Utara. Intisari Sains Medis. 2023;14(1):214.

63. Pratiwi AA, Lukitasari N, Wahyu S. Evaluasi Drug Selection terhadap Length of Stay (LOS) Pasien BPJS Hipertensi Geriatri di Rawat Inap RSAU dr. Esnawan Antariksa Periode Januari - Desember 2022. Jurnal Kesehatan Tambusai. 2024;5(4):11746.

64. Tanzil I, Riviati N, Saleh I. Korelasi antara Polifarmasi dengan Lama Rawat Inap pada Pasien Geriatri di RS Mohammad Hoesin Palembang. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia. 2021;8(4):206–207.

65. Salwe KJ, Kalyansundaram D, Bahurupi Y. A Study on Polypharmacy and Potential Drug-Drug Interactions Among Elderly Patients Admitted in Department of Medicine of a Tertiary Care Hospital in Puducherry. Journal of Clinical and Diagnostic Research. 2016;10(2):8–9.

66. Maindoka FS, Mpila D, Citraningtyas G. Kajian Interaksi Obat pada Pasien Geriatri Rawat Inap di RSUP Prof. dr. R. D. Kandou Manado. Pharmacon Jurnal. 2017;6(3):244.

67. Reyaan IBM, Kuning C, Adnyana IK. Studi Potensi Interaksi Obat pada Resep Polifarmasi di Dua Apotek Kota Bandung. Journal of Management and Pharmacy Practice. 2021;11(3):148.

68. Cristina Diaconu C, Cozma MA, Dobrica EC, Gheorghe G, Jichitu A, Alexandru Ionescu V, et al. Polypharmacy in the Management of Arterial Hypertension - Friend or Foe? Multidisciplinary Digital Publishing Institute (MDPI) Journal. 2021;57(1288):9.

69. Rahmawaty A, Pratiwi Y. Kajian Drug Related Problems (DRPs) Interaksi Obat dalam Peresepan Polifarmasi pada Pasien Prolanis di Fasilitas Kesehatan Dasar dr. X Kabupaten Kudus 2022. Cendekia Journal of Pharmacy. 2022;6(1):20,22.

70. Tirta PMAE, Empuadji PP, Setiawan PYB. Kajian Retrospektif Potensi Interaksi Obat Hipertensi pada Peresepan Pasien Poli Penyakit dalam di Rumah Sakit Swasta X di Denpasar. Jurnal Riset Kesehatan Nasional. 2023;7(2):100.

71. Annisa, Timur WW. Hubungan Interaksi Obat pada Pasien Geriatrik Rawat Inap di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Periode 2020. Konstelasi Ilmiah Mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung Semarang. 2022;57.

72. Dasopang ES, Harahap U, Lindarto D. Polypharmacy and Drug Interactions in Elderly Patients with Metabolic Diseases. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy. 2015;4(4):239.

73. Sumule A, Nababan O, Marbun M, Fricilia D, Fairu NLS, Saputri RS, et al. Polifarmasi Aman untuk Kasus Hipertensi? Studi Retrospektif di Unit Rawat Jalan. Biology Education Science & Technology Journal. 2024;7(2):1092.

74. Adondis J, Mongi J, Tiwow G, Palandi R. Studi Potensi Interaksi Obat Pada Pasien Gagal Jantung di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Advent Manado. Jurnal Biofarmasetikal Tropis. 2019;2(2):133.

75. Ulyanisa TA. Kajian Interaksi Obat pada Pengobatan Pasien Hipertensi dan Pengaruhnya terhadap Outcome Klinik di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit X Jakarta Tahun 2017 [Skripsi]. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; 2018. 59,176 p.

76. Utami PR, Handayani RP, Puspitasari VDA. Potensi Interaksi Obat pada Pasien Geriatri yang menggunakan Antihipertensi di Puskesmas Karanggeneng Lamongan. Jurnal Media Komunikasi Ilmu Kesehatan. 2020;12(02):73.

77. Susanti R, Renggana H, Sadino A, Rikardo R, Farhan Z, Sujana D. Kajian Interaksi Obat Antihipertensi pada Pasien Rawat Jalan di Klinik X Kabupaten Garut. Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik. 2023;20(1):40.

78. Unnissa Z, Naseer F, Begum M. Drug Interactions. International Journal of Pharmaceutical Sciences Review and Research. 2023;80(1):31.

79. Roni RK, Ulfa AM, Rudy M. Potensi Interaksi Obat Antihipertensi di Puskesmas Pinang Jaya Menggunakan Metode Observasi. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan. 2023;10(11):3288.

80. Setyoningsih H, Zaini F. Hubungan Interaksi Obat terhadap Efektivitas Obat Antihipertensi di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang. Cendekia Journal of Pharmacy. 2022;6(1):84.

81. Permadi YW, Akrom, Riadi I, St Rahmatullah. Analisis Polifarmasi terhadap Interaksi Obat di Rumah Sakit Umum Kota Pekalongan. Lambda Journal. 2025;5(1):74.

82. Mitsuboshi S, Imai S, Kizaki H, Hori S. Concomitant use of Lansoprazole and Ceftriaxone is Associated with an Increased Risk of Ventricular Arrhythmias and Cardiac Arrest in a Large Japanese Hospital database. Journal of Infection. 2024;89(106202):8.

83. Lazzerini PE, Bertolozzi I, Rossi M, Capecchi PL, Laghi-Pasini F. Combination Therapy with Ceftriaxone and Lansoprazole, Acquired Long QT Syndrome, and Torsades de Pointes Risk. Journal of the American College Cardiology. 2017;69(14):1876.

84. Drugs.com. Drug Interaction Checker [Internet]. 2025 [cited 2025 Apr 2]. Available from: https://www.drugs.com/drug_interactions.html

85. Rosida, Rohman A, Rahil YD. Gambaran Potensi Interaksi Obat Lansoprazole di Apotek Bima 1 Jember (Periode Januari - Maret 2022). Jurnal Ilmiah Farmasi Akademi Farmasi. 2023;6(2):63–64.

86. Aulia NCH, Subarnas A. Analysis of Potential Interactions Between Drugs in Polypharmacy Prescriptions in Bandung City Pharmacies. Journal of Pharmaceutical and Sciences. 2024;7(1):98.

87. Safira DA, Amrullah AW, Rahardjoputro R. Kajian Potensi Interaksi Obat pada Pasien Geriatri dengan Gagal Jantung di RSUD dr. Moewardi Surakarta. Jurnal Buana Farma. 2024;4(3):265.

88. Su’udiyah K, Hidayati NR, Setyaningsih I, Rohadi D, Supriyadi Y. Analysis of Potential Drug Interactions in Pneumonia Patients at Gunung Jati Regional Hospital Installations Cirebon. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis (JFSP). 2024;10(3):229.

89. Hartiwan M, Alifiar I, Fatwa MN. Kajian Interaksi Obat Potensial Antihipertensi pada Pasien Hipertensi Rawat Inap di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya Periode April - Mei 2017. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis. 2018;4(2):23.

90. Rohimah IN. Analisis Interaksi Obat Antihipertensi pada Pasien Rawat Inap di RSUD dr. Sayidiman Magetan [Skripsi]. Madiun: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Mulia Madiun; 2021. 36,45 p.

91. Saragih TJ, Sayyidah, Rahmah Fahriati A, Nurihardiyanti, Wahyuni SY. Studi Potensi Interaksi Obat dengan Obat Golongan Diuretik pada Pasien Gagal Jantung di Rumah Sakit X Daerah Ciledug. Pharmaceutical Science Journal. 2022;2(1):19,21.

92. Aprilianti RG, Sekti BH, Hidayati LN. Gambaran Interaksi Obat Penyakit Jantung Koroner dengan Sindrom Metabolik pada Pasien Rawat Jalan di RS Tk. II dr. Soepraoen Malang. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia. 2022;4(1):67,71.

93. Primadhini TA, Almasdy D, Almahdy A. Analisis Potensi Interaksi Obat pada Pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK) Stadium Akhir di Rumah Sakit Aulia Pekanbaru. Jurnal Kesehatan Medika Saintika. 2023;14(2):503.

94. Adriani AR, Suwendar, Lestari F. Kajian Interaksi Obat Antihipertensi Pada Pasien Geriatri Rawat Inap di Rumah Sakit Al-Mulk Kota Sukabumi. Bandung Conference Series: Pharmacy. 2022;(2):7.

95. Saputri M, Dewi SR. Potensi Interaksi Polifarmasi Pasien Jantung Koroner (PJK) di Rumah Sakit I.A. Moeis Samarinda. Jurnal Sains dan Kesehatan. 2023;5(2):113.

96. Fajariyani A, Mariyana T, Rachamawati P. Kajian Retrospektif Potensi Interaksi Obat Resep Polifarmasi pada Pasien Poli Jantung di Rumah Sakit X di Karawang. The Journal General Health and Pharmaceutical Sciences Research. 2024;2(2):14.

97. Azzahra RD, Hidayati NR, Setyaningsih I, Indriaty S, Sulastri L, Karlina N. Study of Potential Drug Interactions in Hypertension Patients at the Inpatient Installation of Permata Cirebon Hospital. Medical Sains: Jurnal Ilmiah Kefarmasian. 2023;8(4):1621–1622.

98. Serefko A, Korona-Głowniak I, Szopa A, Drozd M, Prystupa A, Szymanska J, et al. Potential Drug-Drug Interactions Identified as Drug-Related Problems in the Treatment of Hospitalized Patients with Gastritis and/or Duodenitis or Peptic Ulcer Disease in Lublin (Poland) - An Observational Study. Polish Pharmaceutical Society. 2020;77(6):916.

99. Teka F, Teklay G, Ayalew E, Teshome T. Potential Drug-Drug Interactions Among Elderly Patients Admitted to Medical Ward of Ayder Referral Hospital, Northern Ethiopia: A Cross Sectional Study. BioMed Central Research Notes. 2016;9(431):4.

100. Charles, Tuahuns F, Wicaksana PS. Analisis Spearman’s Rho terhadap Potensi Interaksi Obat dengan Tekanan Darah Pasien Hipertensi di RS St. Carolus Salemba Jakarta. Jurnal Farmasi IKIFA. 2025;(1):5–6.

101. Scottish Government Polypharmacy Model of Care Group. Polypharmacy Guidance Realistic Prescribing 3th Edition, 2018. Scottish: Scottish Government; 2018. 8 p.

102. Samuel JM. American Geriatrics Society 2023 Updated AGS Beers Criteria® for Potentially Inappropriate Medication Use in Older Adults. J Am Geriatr Soc. 2023;71(7):1.

103. Medscape. Drug Interaction Checker [Internet]. 2025 [cited 2025 Apr 2]. Available from: https://reference.medscape.com/drug-interactionchecker

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-19

Cara Mengutip

HUBUNGAN PENGOBATAN POLIFARMASI DENGAN POTENSI KEJADIAN INTERAKSI OBAT PADA PASIEN GERIATRI HIPERTENSI RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT TK. II MOH. RIDWAN MEURAKSA PERIODE JULI – DESEMBER 2024. (2026). Jurnal Farmasi IKIFA, 5(2), 115-136. https://epik.ikifa.ac.id/jfi/article/view/410