IDENTIFIKASI β-KAROTEN EKSTRAK WORTEL (Daucus carota L.) DAN FORMULASI SERUM DENGAN VARIASI XANTHAN GUM SEBAGAI GELLING AGENT

Penulis

  • Talika Alunk Henrirallez Program Studi Farmasi, STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun, Indonesia
  • Putri Program Studi Farmasi, STIKes Bhakti Husada Mulia Madiun, Indonesia
  • Susanti Erikania Program Studi Farmasi, STIKes Bhakti Husada Mulia Madiun, Indonesia

Kata Kunci:

Wortel, KLT, Serum Ekstrak Wortel, xanthan Gum

Abstrak

Wortel (Daucus carota L.) adalah sayuran yang kaya akan berbagai senyawa nutrisi yang bermanfaat. Yang memiliki senyawa β-karoten. β-karoten merupakan provitamin A yang  paling aktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi senyawa β-karoten pada ekstrak wortel menggunakan metode kromatografi lapis tipis (KLT) dan memformulasikan serum dengan variasi konsentrasi xanthan gum (0,5%, 0,75%, dan 1%) sebagai gelling agent. Metode yang digunakan adalah ekstraksi maserasi dengan pelarut n-heksana. Kandungan β-karoten dianalisis kualitatif dengan KLT menggunakan fase gerak n-heksana : aseton (7:3), diikuti dengan pembuatan serum kemudian dievaluasi berdasarkan uji mutu fisik dan uji stabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak wortel positif mengandung β-karoten dan serum memenuhi persyaratan mutu fisik dengan pH 4,5–6,5, daya sebar 5–7 cm, daya lekat <4 detik, dan viskositas 2000–50.000 cP. Uji stabilitas dipercepat selama 4 minggu menunjukkan serum tetap stabil tanpa perubahan signifikan pada parameter yang diuji. Formulasi dengan xanthan gum 1% menghasilkan viskositas tertinggi, sedangkan konsentrasi 0,5% memberikan daya sebar dan daya lekat optimal. Kesimpulannya, formulasi serum ekstrak wortel dengan xanthan gum sebagai gelling agent menghasilkan sediaan yang stabil dan memenuhi persyaratan mutu fisik. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan produk kosmetik berbahan alami untuk meningkatkan efektivitas dan stabilitas bahan aktif. 

Referensi

1. Khairi N, Amin A, Indrisari M, Tinggi Ilmu Farmasi Makassar S, Farmasi Kebangsaan Makassar Jl Perintis Kemerdekaan Km A, Makassar D. Formulasi Dan Uji Kestabilan Fisik Krim Pemutih Ekstrak Wortel (Daucus Carota L) Dengan Variasi Konsentrasi Emulgator Novemer. J Farbal. 2020;1(2):55–61.

2. Rabima. Formulasi Dan Uji Aktivitas Antioksidan Dari Sediaan Masker Peel-Off Ekstrak Umbi Wortel Varietas Chantenay (Daucus Carota L.). Indones Nat Res Pharm J. 2020;5(2):135–48.

3. Hasrawati A, Hardianti H, Qama A, Wais M. Pengembangan Ekstrak Etanol Limbah Biji Pepaya (Carica Papaya L.) Sebagai Serum Antijerawat. J Fitofarmaka Indones. 2020;7(1):1–8.

4. Khan N, Ahmed S, Sheraz Ma, Anwar Z. Co Pharmaceutical Based Cosmetic. 2023;(October 2024).

5. Aprilia C, Faisal M, Prasetya F. Proceeding Of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences With Variations Of Concentration. 2022;27–9.

6. Ghozaly. Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak N-Heksan, Etil Asetat Dan Metanol Dari Varietas Umbi Wortel (Daucus Carota L.) Dengan Metode Dpph (1,1-Difenil-2-Pikrilhidrazil). Sainstech Farma. 2016;9(2):13–8.

7. Dewi B, Wirahmi N. Formulasi Lotion Ekstrak Wortel (Daucus Carota L) Metode Maserasi. 2019;6(1).

8. Tri A, Pratita K, Pajriati D, Wardani Ga, Farmasi Dk, Bakti U, Et Al. Aktivitas Antiradikal Bebas Senyawa Β-Karoten Pada Alga Merah. 2023;23:72–80.

9. Liandhajani, Fitria N, Ratu Ap. Karakteristik Dan Stabilitas Sediaan Serum Ekstrak Buah Kersen (Muntingia Calabura L.) Dengan Variasi Konsentrasi. J Farmamedika (Pharmamedica Journal). 2022;7(1):17–27.

10. Haliza Mn, Aananti W, & Santoso J. Formulasi Sediaan Serum Spray Ekstrak Pegagan ( Centella Asiatica L .) Sebagai Anti Aing Alami. Parapemikir. 2020;7(1):1–6.

11. Kharisma Dni. Formulasi Dan Uji Mutu Fisik Sediaan Gel Ekstrak Bekatul ( Oryza Sativa L .). Artik Pemakalah Paralel. 2020;228–35.

12. Ulaen S, Banne Y, Suatan R. Pembuatan Salep Anti Jerawat Dari Ekstrak Rimpang Temulawak (Curcuma Xanthorrhiza Roxb.). J Ilm Farm Poltekkes Manad [Internet]. 2012;3(2):45–9. Available From: Https://Www.Neliti.Com/Publications/96587/Pembuatan-Salep-Anti-Jerawat-Dari-Ekstrak-Rimpang-Temulawak-Curcuma-Xanthorrhiza#Cite

13. Hanifah R, Sukmawati S, Amalia N. Uji Aktivitas Antioksidan Sediaan Serum Wajah Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa Oleifera Lam.) Dengan Metode Dpph. J Pharmacopolium. 2024;6(2):27–40.

14. Usman Y, Baharuddin M. Uji Stabilitas Dan Aktivitas Sabun Mandi Cair Ekstrak Etanol Daun Alpukat ( Persea Americana Mill .). 2023;12(2):43–9.

15. Nofiandi D, Rasyid R, Maizola A. Penetapan Kadar Beta Karoten Pada Ekstrak Aseton Buah Blewah ( Cucumis Melo L .) Berdasarkan Tingkat Kematangan Buah Fakultas Farmasi , Universitas Perintis Indonesia , Sumatera Barat Indonesia Sudah Matang Dan Siap Di Konsumsi , Blewah Yang Matang Akan Tetap Kuat Ketika Ditekan , Dan. 2025;(1).

16. Auranajwa P, Puradewa L, Indriasari C. Pengaruh Variasi Konsentrasi Xanthan Gum Terhadap Mutu Fisik Serum Ekstrak Daun Matoa ( Pometia Pinnata ). 2025;6(1).

17. Rohmah H, Pratiwi Ed, Mayangsari Fd, Farmasi P, Kesehatan Fi, Lamongan Um, Et Al. Pengaruh Probiotik Terhadap Karakteristik Dan Stabilitas Fisik Serum Nlc Koenzim Q10. 2025;10(1):45–56.

18. Setiawan Pa, Rahmawanty D, Sari Di. Formulasi Dan Evaluasi Sifat Fisik Sediaan Serum Wajah Ekstrak Daun Singkong (Manihot Esculenta) Dengan Variasi Konsentrasi Xanthan Gum. J Pharmascience. 2023;10(2):394.

Diterbitkan

2025-11-01

Cara Mengutip

IDENTIFIKASI β-KAROTEN EKSTRAK WORTEL (Daucus carota L.) DAN FORMULASI SERUM DENGAN VARIASI XANTHAN GUM SEBAGAI GELLING AGENT. (2025). Jurnal Farmasi IKIFA, 4(3), 1-14. https://epik.ikifa.ac.id/jfi/article/view/330