HUBUNGAN FAKTOR DEMOGRAFI DENGAN KEPUASAN PASIEN BPJS RAWAT JALAN TENTANG PELAYANAN KEFARMASIAN DI RSIA X KOTA BEKASI
Kata Kunci:
Kepuasan Pasien, Kefarmasian, Demografi, Hubungan, BPJSAbstrak
Kepuasan pasien adalah tujuan fundamental dalam pelayanan kesehatan, yang menjadi tolok ukur peningkatan mutu layanan rumah sakit di masa depan. Adanya jaminan kesehatan seperti BPJS, berperan penting dalam menciptakan kepuasan pasien. RSIA X Kota Bekasi merupakan fasilitas rujukan kesehatan vital bagi peserta BPJS di wilayah Bekasi, dengan 12.730 kunjungan pasien rawat jalan BPJS pada tahun 2023. Tingginya jumlah kunjungan ini menuntut pelayanan kefarmasian yang optimal untuk memastikan kepuasan pasien BPJS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor demografi (usia, pendidikan terakhir, dan jenis kelamin) dengan tingkat kepuasan pasien BPJS rawat jalan terhadap pelayanan kefarmasian di RSIA X Kota Bekasi, yang diukur berdasarkan lima dimensi kualitas layanan: bukti fisik, kehandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei analitik. Sampel penelitian berjumlah 271 pasien, diperoleh melalui metode random sampling dengan perhitungan rumus Slovin dari total populasi rata-rata 842 pasien rawat jalan BPJS pada bulan Desember 2023-Januari 2024. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang divalidasi dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif (distribusi frekuensi dan persentase) serta statistik inferensial (uji Chi-square) untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel demografi dan kepuasan pasien.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien merasa puas secara keseluruhan terhadap pelayanan kefarmasian (59%). Penilaian responden terhadap dimensi bukti fisik paling banyak adalah puas (51%). Untuk dimensi kehandalan, paling banyak adalah puas (46%). Pada dimensi ketanggapan, paling banyak adalah puas (52%). Penilaian dimensi jaminan paling banyak adalah sangat puas (53%). Untuk dimensi empati, paling banyak adalah puas (52%). Berdasarkan uji Chi-square, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara faktor demografi (usia, jenis kelamin, dan pendidikan terakhir) dengan kepuasan pasien BPJS rawat jalan terhadap pelayanan kefarmasian di RSIA X Kota Bekasi (p-value > 0.05 untuk ketiga faktor). Kesimpulannya, dari kelima dimensi, mayoritas pasien merasa puas terhadap pelayanan kefarmasian di RSIA X Kota Bekasi, dengan persentase kepuasan sebesar 59%.
Referensi
1. Lukas S, Marzini S. Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas Cempaka Putih, Jakartapusat Tahun 2016.
2. Tui L, Syukur Sb, Syamsudin F. Gambaran Kepuasan Pasien BPJS Terhadap Pelayanan Rawat Jalan Di Rsud Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo. J Ris Rumpun Ilmu Kesehatan Tahun 2023.
3. Cahyani N. Gambaran Kepuasan Pasien Rawat Jalan BPJS Terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Rumah Sakit Awal Bros Bekasi Periode Maret – Mei 2019.
4. Rahayu Rs. Gambaran Kepuasan Pasien BPJS Terhadap Pelayanan Obat Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura. 2019.
5. Saputra A. Gambaran Kepuasan Pasien BPJS Terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Klinik Budhi Pratama. 2020.
6. Rina Na. Tingkat Kepuasan Pasien BPJS Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan Di Klinik Swasta Dan Praktik Dokter Mandiri. J Chem Inf Model. 2017.
7. Nikolas D. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Deepublish. 2019.
8. Sciences H. Kepuasan Pasien Terkait Mutu Pelayanan Yang Diberikan Rs Respira Yogyakarta Dilihat. 2016.
9. Profil Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Available From: Https://Bpjs-Kesehatan.Go.Id/.
10. Rs Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Ri Nomor. 3 Tahun 2020 Tentang Klasifikasi Dan Perizinan Rumah Sakit. Menteri Kesehat Republik Indonesia. 2020.
11. Profil Rumah Ibu Dan Anak RSIA X Kota Bekasi. (diakses pada Bulan Februari 2024).
12. Profil Indikator. Standar Kepuasan Pasien Di RSIA X Kota Bekasi.
13. Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Farmasi IKIFA

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.