ANALISIS OBAT KEDALUWARSA, DEAD STOCK DAN OBAT RUSAK DI GUDANG FARMASI RUMAH SAKIT UMUM HIDAYAH PURWOKERTO
Kata Kunci:
Obat Kedaluwarsa, Obat Rusak, Dead stockAbstrak
Perencanaan pengadaan obat harus mempertimbangkan jenis obat dan jumlah kebutuhan obat yang diperlukan, karena dapat menyebabkan stok berlebih dan stok kosong. Sistem penyimpanan obat di Gudang Farmasi Rumah Sakit sangat penting dalam menjaga mutu dan kualitas suatu obat. Proses penyimpanan yang tidak sesuai dapat mempengaruhi mutu sediaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dan analisa obat kedaluwarsa, dead stock dan obat rusak di Gudang Farmasi Rumah Sakit Umum Hidayah Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sampel yang digunakan adalah seluruh obat kedaluwarsa, obat rusak dan dead stock di Gudang Farmasi Rumah Sakit Umum Hidayah Purwokerto pada periode Januari-Desember 2023 dengan menggunakan indikator 0%. Pada penelitian ini ditemukan 343 jenis obat, yang terdiri dari obat kedaluwarsa sebesar 27,11%, obat dead stok sebesar 3,5% hal ini tidak sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan, sedangkan untuk persentase obat rusak di RSU Hidayah sebesar 0%, hal ini menandakan tidak ada stock obat rusak di RSU Hidayah, sehingga sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan. Penyebab obat-obatan tersebut kedaluwarsa dan dead stock adalah karena adanya penurunan jumlah pasien, perbedaan pola peresepan dokter, stok obat yang penggunaanya sedikit sehingga obat menjadi menumpuk dan kedaluwarsa.
Referensi
Ayhuan, J., Citraningtyas, G., & Jayanto, I. (2021). Gambaran Penyimpanan Perbekalan Farmasi Di Gudang Farmasi Rumah Sakit Bhayangkara Manado. Pharmacon, 10(1), 700.
Anisa, S. (2021). Studi Literatur Analisis Pengelolaan Obat Pada Taha Pengadaa di Instalasi Farmasi Rumah Sakit. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Endah Winarti. (2021). Penanganan Obat Rusak dan Kedaluwarsa di Rumah Sakit Umum Bengkulu Tengah. Karya Tulis Ilmiah.
Kareri, D. R. (2018). Pelaporan Obat Rusak dan Kedaluwarsa di Saeksi Kefarmasian Dinas Kesehatan Sumba Timur.
Khairani, R. N. (2021). Gambaran Obat Kedakuwarsa, Rusak dan Dead stock di Puskesmas Magelang Utara dan Puskesmas Kajoran 2. 1-42.
Kusumah, W. N. (2021). Analisis Pengelolaan Obat di Puskesmas Kassi-Kassi Sebelum dan Selama Pandemi Covid 19. Universitas Hasanuddin Makasar. 1-52.
Lisni, I., Samosir, H., & Mandalas, E. (2021). Pengendalian Pengelolaan Obat Di Instalasi Farmasi Suatu Rumah Sakit Swasta Kota Bandung. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia, 3(2), 92–101.
Mardiana Dian. (2020). Evaluasi Penanganan Obat Mendekati Kedaluwarsa di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Swasta di Bandung Periode Januari-Maret Tahun 2020. Karya Tulis Ilmiah RPL D3 Farmasi. 1-29.
Munjahir Kurniawan. (2022). Evaluasi Penyimpanan Obat di Instalasi Farmasi Poliklinik Ummi Malang Tahun 2019.
Nurcahyani, D., Ayuningtyas, A., & G, L. E. (2023). Penyebab Obat Kedaluwarsa, Obat Rusak dan Dead Stock (stok mati) di Gudang Perbekalan Farmasi Rumah Sakit X Surabaya. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia. 194-203.
Oktafiyana, S. (2019). Kadaluwarsa Di Puskesmas Salaman I Periode.
Parumpu, F. A., Rumi, A., & Matara, D. (2022). Analisis Manajemen Penyimpanan Obat Rusak dan Obat Kedaluwarsa di Instalasi RSUD Mokopido Tolitoli. Journal of Islamic Pharmacy, 7(1), 52-56.
Permenkes. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 72 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit.
Satibi. (2014). Manajemen Obat di Rumah Sakit. Manejemen Adminsitrasi Rumah Sakit, 8(5), h: 6-7, 9-10.
Seno, Y. (2018) Sistem Penyimpanan Obat di Gudang Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Hidayah Daerah Naibonat. Politeknik Kesehatan Kemenkes Kupang.
Sidrotullah.M. (2021). Gambaran Obat Kedaluwarsa, Obat Rusak dan Stock Mati di puskesmas Narmada Periode 2021. JIKF, Vol 11 No.1