PERBANDINGAN EFEKTIVITAS OBAT DISLIPIDEMIA STATIN HIGH-INTENSITY DAN MEDIUM-INTENSITY TERHADAP PERBAIKAN PROFIL LIPID PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RSUD X

Authors

  • Adelia Nur Aini Saraswati Program Studi Farmasi, STIKes Bhakti Husada Mulia Madiun, Indonesia
  • Yanuar As’hari Cahyaningrum Program Studi Farmasi, STIKes Bhakti Husada Mulia Madiun, Indonesia
  • Laela Febriana Program Studi Farmasi, STIKes Bhakti Husada Mulia Madiun, Indonesia

Keywords:

Penyakit Jantung Koroner, Statin, LDL, TG, HDL, Efektivitas, Coronary Heart Disease, Statins, LDL, TG, HDL, Effectiveness

Abstract

Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia yang berkaitan erat dengan gangguan profil lipid, seperti peningkatan kadar LDL dan TG serta penurunan kadar HDL. Terapi statin merupakan pilihan utama dalam pengobatan dislipidemia, dengan dua kategori intensitas yang umum digunakan yaitu statin high-intensity dan medium-intensity. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas penggunaan statin high-intensity dan medium-intensity terhadap perbaikan profil lipid pada pasien PJK di RSUD X Provinsi Jawa Timur tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan retrospektif yang menggunakan data rekam medis pasien. Analisis data dilakukan menggunakan Statistical Package for Social Science (SPSS). Uji normalitas dilakukan dengan metode Kolmogorov-Smirnov terhadap data perubahan profil lipid, yaitu persentase penurunan kadar LDL dan trigliserida serta peningkatan kadar HDL pada masing-masing kelompok. Karena data tersebut tidak berdistribusi normal, maka analisis dilanjutkan menggunakan uji non-parametrik Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penurunan kadar LDL pada kelompok statin medium-intensity adalah 33,45 ± 9,34, sedangkan pada kelompok high-intensity sebesar 50,56 ± 1,16. Uji Mann-Whitney menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan terhadap penurunan kadar LDL (p = 0,001). Sementara itu, pada kadar TG dan HDL tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p > 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan efektivitas antara penggunaan statin high-intensity dan medium-intensity terhadap penurunan kadar LDL, dimana statin high-intensity lebih efektif. Namun, tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kadar TG dan HDL pada pasien PJK.

References

1. Aisyah, N., Aprianie, W., Hidayati, L., & Dewi, N. P. S. P. (2025). Perbandingan Kadar Profil Lipid Pasien Stroke iskemik dan Hemoragik di RSUD Sultan Imanuddin Kotawaringin Barat. Jurnal Kedokteran Universitas Palangka Raya, 13(1), 22–26. https://doi.org/10.37304/jkupr.v13i1.19554

2. Arfania, M., Mangunsong, D. T., Hamjah, R., & Fariza, W. (2023). Efektifitas Terapi Obat Golongan Statin terhadap Pasien Dislipidemia. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(16), 550–554. https://jurnal.peneliti.net/index.php/ JIWP/article/ view/4849/3878

3. Desky, R., & Susanto, B. (2021). Hubungan Faktor Risiko Dengan Angka Kejadian Penyakit Jantung Koroner Di Puskesmas Kota Kutacane Kecamatan Babusalam Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2020. Jurnal Kedokteran STM (Sains Dan Teknologi Medik), 4(2), 83–89. https://ojsfku isu.com/index.php/stm/index

4. Indrayanti, L., Tahiruddin, & Nurfantri. (2019). Obesitas Berhubungan dengan Status Lipid pada Penderita PJK di Poli Jantung RSU Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Keperawatan, 3(1), 36–43. https://stikesks-kendari.e-journal.id/JK

5. Martiningsih, M., & Haris, A. (2019). Risiko Penyakit Kardiovaskuler pada Peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Kota Bima: Korelasinya dengan Ankle Brachial Index dan Obesitas. Jurnal Keperawatan Indonesia, 22(3), 200–208. https://doi.org/10.7454/jki.v22i3.8 80

6. Melyani, Tambunan, L. N., & Baringbing, E. P. (2023). Hubungan Usia dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner pada Pasien Rawat Jalan di RSUD dr. Doris Sylvanus Provinsi Kalimantan Tengah. Jurnal Surya Medika, 9(1), 119–125. http:// journal.umpalangkaraya.ac.id/index.php/jsm

7. PERKENI. (2021). Pengelolaan Dislipidemia Di Indonesia 2021. PB Perkeni.

8. PERKI. (2022). Pedoman Tata Laksana Sindrom Koroner Akut Edisi Kelima. Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia.

9. RISKESDAS. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional. Lembaga Penerbit Balitbangkes.

10. WHO. (2018). Mental Health : Strengthening Our Response. https://cdn.ymaws. com/Www.Safestates.Org/Resource/Resmgr/Connections_Lab/Glossarycitation/Mental_Health_Strengthening

11. WHO. (2025). Cardiovascular Diseases (CVDs). World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cardiovascular-diseases(cv ds)?

Published

2026-07-19

How to Cite

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS OBAT DISLIPIDEMIA STATIN HIGH-INTENSITY DAN MEDIUM-INTENSITY TERHADAP PERBAIKAN PROFIL LIPID PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RSUD X. (2026). Jurnal Farmasi IKIFA, 5(2), 20-27. https://epik.ikifa.ac.id/jfi/article/view/399