IDENTIFIKASI DAN PENEGASAN BAKTERI Pseudomonas aeruginosa MENGGUNAKAN UJI PCR PADA AIR MANDI DI PONDOK PESANTREN X PENYEBAB GATAL PADA SANTRI
Kata Kunci:
Pseudomonas aeruginosa, identifikasi, pcr, air mandi, pondok pesantrenAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan bakteri Pseudomonas aeruginosa dalam air mandi di Pondok Pesantren X dan mengevaluasi hubungannya dengan gejala gatal yang dialami santri. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, mencakup pengambilan sampel air dari tandon dan bak mandi untuk diuji menggunakan beberapa teknik, termasuk uji fisik, uji pH, pewarnaan Gram, uji biokimia (TSIA, SIM, dan Katalase), serta uji PCR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 18 sampel yang diuji, air mandi dari Kamar Mandi 1 dan Tandon 1 terdeteksi mengandung Pseudomonas aeruginosa, dengan hasil positif pada uji PCR. Selain itu, uji fisik menunjukkan karakteristik air yang keruh dan berbau, sementara uji pH menunjukkan nilai yang melebihi batas normal. Pewarnaan Gram mengidentifikasi bakteri berbentuk batang berwarna merah muda, dan uji biokimia mengonfirmasi hasil negatif untuk H₂S dan indol, tetapi positif untuk motilitas dan katalase. Analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara keberadaan bakteri ini dan keluhan gatal yang dialami oleh santri, yang dapat disebabkan oleh infeksi kulit akibat bakteri tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa kualitas air mandi di Pondok Pesantren X perlu diperhatikan untuk mencegah potensi infeksi. Upaya pencegahan dan pengendalian bakteri patogen di lingkungan pesantren sangat penting untuk menjaga kesehatan santri
Referensi
1. Rois Arifin AIHC. Pengantar Bakteriologi. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. 2023. 315 P.
2. Li X, Gu N, Huang TY, Zhong F, Peng G. Pseudomonas Aeruginosa: A Typical Biofilm Forming Pathogen And An Emerging But Underestimated Pathogen In Food Processing. Front Microbiol. 2023;13:1–8.
3. Herdini H, Bahri SB, Natasya Y. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Brotowali (Tinospora Cordifolia (Willd.) Miers Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus Dan Pseudomonas Aeruginosa.J Penelit Dan [Internet].2024;34(2):31–8.AvailableFrom: Https://Ejournal.Istn.Ac.Id/Index.Php/Sainstech/Article/View/2040
4. Meylina KF. Jurnal Kesehatan Republik Indonesia. 2023;1(1):19–26.
5. Choirul A. Metode Pengambilan Contoh Uji Air. Poltekkesjoga. 2017;1–27.
6. Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017 Tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan Dan Persyaratan Kesehatan Air Untuk Keperluan Higiene Sanitasi, Kolam Renang, Solus Per Aqua Dan Pemandian Umum. Peratur Menteri Kesehat Republik Indones. 2017;1–20.
7. Angka KKD. Kabupaten Kampar. Wikipedia [Internet]. 2021;4(2):58–68. Available From: Https://Id.Wikipedia.Org/Wiki/Kabupaten_Kampar, Diakses 12 September 2016
8. Sabila N, Setyaningrum D. Analisis Coliform Dan Colifecal Pada Air Dari Berbagai Sumber Menggunakan Metode MPN (Most Probable Numbers). J Kim Dan Rekayasa. 2023;3(2):54–60.
9. Seftiwan Pratami Djasfar, Pradika Y. Identifikasi Bakteri Penyebab Infeksi Nosokomial (Pseudomonas Aeruginosa) Pada Lantai Intensive Care Unit (Icu). J Med Lab. 2023;2(1):9–19.
10. Amin SS, Ghozali TZ, Efendi MRS. Identifikasi Bakteri Dari Telapak Tangan Dengan Pewarnaan Gram. Chemviro J Kim Dan Ilmu Lingkung.
11. Ummah MS. Log Book Ekstraksi Bakteri. Sustain [Internet]. 2019;11(1):1–14._Sistem_Pembetungan_Terpusat_Strategi_Melestari
12. Juniawan MF, Artanti D, Gayatri Y, Ainutajriani A. Isolasi Dan Karakterisasi Bakteri Termofilik Dari Oil Sludge Asal Kalimantan Timur. J Muhammadiyah Med Lab Technol. 2023;6(1):18.
13. Wulansari A, Aqlinia M, Wijanarka, Raharjo B. Isolasi Bakteri Endofit Dari Tanaman Bangle (Zingiber Cassumunar Roxb.) Dan Uji Aktivitas Antibakterinya Terhadap Bakteri Penyebab Penyakit Kulit Staphylococcus Epidermidis Dan Pseudomonas Aeruginosa. Lab Bioteknol Dep Biol Fak Sains Dan Mat Univ Diponegoro. 2019;2(2):25–36.
14. Sianipar GWS, Sartini S, Riyanto R. Isolasi Dan Karakteristik Bakteri Endofit Pada Akar Pepaya (Carica Papaya L). J Ilm Biol UMA. 2020;2(2):83–92.
15. Nissa LIK, Rahayu YP, Mambang DEP, Daulay AS. Prevalensi Bakteri Salmonella Sp. Pada Daging Ayam Potong Di Pasar Tradisional, Pasar Modern, Dan Merek Terkenal Di Kota Medan. J Pharm Sci. 2023;6(4):1842–53.
16. Mutia S, Fauziah, Thomy Z. Jurnal Bioleuser. J Bioleuser. 2018;2(1):20–3.
17. Yana NYD, Dharma B, Nugroho RA. Karakteristik Dan Identifikasi Bakteri Dari Tamba Daging Babi (Sus Sp.) Hasil Fermentasi Spontan. Bioprospek 2016.
18. Fadilah W, . R, Mayasari U. Isolasi Dan Karakterisasi Bakteri Heterotrofik Pada Kawasan Perairan Pantai Indah Kalangan, Tapanuli Tengah. Metamorf J Biol Sci. 2022;9(2):306.
19. Gholami A, Majidpour A, Boustanshenas M, Adabi M, Dalam P, Rasoul-Akram RS, Et Al. Uji Berbasis PCR Untuk Membedakan Pseudomonas Aeruginosa Dengan Cepat Dan Tepat Dari Spesies Pseudomonas Lain Yang Pulih Dari Pasien Luka Bakar. 2016;81–5.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Farmasi IKIFA

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.