PENGARUH VARIASI LAMA WAKTU PEREBUSAN BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) TERHADAP KANDUNGAN ALKALOID DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS
Keywords:
Alkaloid, bromocresol green, butterfly pea flower, boiling time, UV-Vis spectrophotometryAbstract
Bunga telang (Clitoria ternatea L.) merupakan tanaman yang mengandung berbagai metabolit sekunder, salah satunya alkaloid. Masyarakat umumnya mengolah bunga telang dengan cara perebusan, namun lama waktu perebusan dapat memengaruhi kadar senyawa aktif yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi lama waktu perebusan terhadap kadar alkaloid rebusan bunga telang serta menentukan waktu perebusan yang menghasilkan kadar alkaloid paling optimal. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan variasi waktu perebusan 10, 20, dan 30 menit. Identifikasi alkaloid dilakukan secara kualitatif menggunakan pereaksi Mayer, Wagner, dan Dragendorff, sedangkan penetapan kadar alkaloid total dilakukan dengan metode spektrofotometri UV-Vis menggunakan bromocresol green (BCG) sebagai pereaksi pembentuk kompleks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel positif mengandung alkaloid. Rata-rata kadar alkaloid pada perebusan 10, 20, dan 30 menit berturut-turut sebesar 0,1548; 0,2046; dan 0,2917 mg CE/mL. Analisis statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antar perlakuan (p<0,05). Waktu perebusan 30 menit menghasilkan kadar alkaloid tertinggi sehingga dinyatakan sebagai waktu perebusan yang paling optimal.
References
1. Al-Snafi, A. E. (2016). Pharmacological importance of Clitoria ternatea-A review. IOSR Journal Of Pharmacy Www.Iosrphr.Org, 6(3), 68–83. www.iosrphr.org
2. Ariani. (2025). 'Aplikasi Metodologi Penelitian Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi.’, Yogyakarta: Nuba Medika. Ariani. (2014) ‘Aplikasi Metodologi Penelitian Kebidanan Dan Kesehatan Reproduksi.’, Yogyakarta: Nuba Medika, 11(2), 108–112.
3. Christina, M., Purwayantie, S., & Priyono, S. (2022). Study of Brewing Temperature and Time on Antioxidant Activity in Kratom Leaf Powder ( Mitragyna speciosa Korth .). 5(2), 22–28.
4. Desi, A., Saputri, S., Besthari, N. S., Tinggi, S., Kesehatan, I., Surakarta, N., Terpurifikasi, E., & Uv-vis, S. (2023). Penetapan Kadar Alkaloid Total Pada Ekstrak Kasar Dan Ekstrak Terpurifikasi Bunga Cengkeh ( Syzigium aromaticum ) Dengan Metode Spektrofotometri Uv-Vis. Jurnal JIFS : Jurnal Ilmiah Farmasi Simplisia, 3(1), 28–37.
5. Eunike, G. A. (2024). Pengaruh Suhu Dan Waktu Perebusan Butterfly Pea (Clitoria ternatea L.) Terhadap Kandungan Fenolik Secara Spektrofotometri UV-VIS, Surakarta
6. Firdaus, M., & Cicilia, S. (2021). Efek Lama Perebusan terhadap Aktivitas Antioksidan Air Rebusan Batang Brotowali ( Tinospora crispa L .) [ The Effect of Boilling Time on The Antioxidant Activity of Brotowali Stem ( Tinospora crispa L .)] Pendahuluan. 1(2), 71–81.
7. Kimia, J., & Pendidikan, D. A. N. (2023). S a i n s. 12, 41–49.
8. Marwati, M., & Amidi, A. (2019). The Influence of Culture, Perception, and Trust on Herbal Medicine Purchase Decisions. Jurnal Ilmu Manajemen, 7(2), 168.
9. Sari, I. M., & Si, M. (2024). Bunga Telang sebagai Solusi Kuliner dan Kesehatan untuk Pemberdayaan dan Pembangunan Desa Bunga Telang sebagai Solusi Kuliner dan Kesehatan untuk Pemberdayaan dan Pembangunan Desa.
10. Savira Puji Lestari, & Tri Cahyanto. (2023). Studi Etnobotani, Edukasi Dan Pemanfaatan Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Sebagai Obat Tradisional Tetes Mata Di Pondok Pesantren Salafi Ar-Raaid Cabang, Panyileukan Kota Bandung Jawa Barat. JINGLER : Jurnal Teknik Pengolahan Pertanian, 1(2), 53–63. https://doi.org/10.59061/jingler.v1i2.595
11. Sitompul, J. N., Martati, E., & Sitompul, J. N. (2025). The Physicochemical Properties of Butterfly Pea Flower ( Clitoria ternatea L .) Extracts : Influence of Various Extraction Conditions. 15(3), 97–105. https://doi.org/10.21776/ub.jels.2025.015.03.01
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Farmasi IKIFA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.