ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN INFEKSI SALURAN KEMIH DI RAWAT INAP RSUD X KOTA MADIUN

Authors

  • Irhamadi Malik STIKes Bhakti Husada Mulia Madiun
  • Laela Febriana STIKes Bhakti Husada Mulia Madiun
  • Apriliya Yogi Nurawalin STIKes Bhakti Husada Mulia Madiun

Keywords:

Efficacy, Antibiotics, Urinary Tract Infection

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan infeksi yang terjadi akibat adanya mikroorganisme dengan jumlah tinggi dalam urin lebih dari 100.000 CFU/ml dalam kultur urin. Penggunaan antibiotik yang efektif dan rasional sangat penting untuk mencegah terjadinya resistensi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas serta rasionalitas antibiotik pada pasien infeksi saluran kemih yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah X Kota Madiun periode Agustus – Desember tahun 2025. Penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan retrospektif menggunakan rekam medis pasien ISK yang menjalani perawatan inap dengan sampel yang digunakan sebanyak 100 pasien. Hasil penelitian berdasarkan karakteristik pasien, prevalensi ISK paling banyak terjadi pada perempuan dengan persentase 70% sedangkan laki laki sebanyak 30% dan rentang usia paling banyak ditemukan yaitu pada usia 56 – 65 tahun dengan prevalensi 34%. Penggunaan antibiotik yang diresepkan yaitu golongan sefalosporin, fluorokuinolon, dan beta-laktam. Dari ketiga golongan tersebut, antibiotik yang paling banyak diresepkan yaitu seftriakson (golongan sefalosporin generasi 3 dengan jumlah 36 pasien (36%). Hasil efektivitas penggunaan antibiotik dinyatakan efektif berdasarkan nilai rata rata WBC yang berada pada rentang normal yaitu 4 – 11 103/µL. Hasil rasionalitas penggunaan antibiotik menunjukkan persentase rasional sebesar 57%, sedangkan hasil tidak rasional sebesar 43%.

References

Anggraini, W., Candra, T. M., Maimunah, S., & Sugihantoro, H. (2020). Evaluasi Kualitatif Penggunaan Antibiotik pada Pasien Infeksi Saluran Kemih dengan Metode Gyssens. Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran, 2(1), 1–8. https://doi.org/10.24123/kesdok.v2i1.2876

DiPiro, S., Ellingrod, T. L., T., J., L., V. D., & V., C. (2023). Dipiro, JT 2023, ‘Pharmacoterapy handbook’, 12th Edition, Mc-Graw Hills Education Book, USA.

Imasari, T., Ermawati, N., Nela, F. V., & Senjani, S. F. (2025). Uji Sensitivitas Antibiotik Ciprofloxacin dengan Cefixime pada Escherichia coli : Studi Kasus Infeksi Saluran Kemih. Gema Kesehatan, 17(1), 57–65. https://doi.org/10.47539/gk.v17i1.486

Jannah, Fitrotul, & Amelia. (2022). Perbandingan Efektivitas Antibiotik Golongan Sefalosporin Dan Golongan Kuinolon Pada Pasien Rawat Inap Infeksi Saluran Kemih Di RSUD Kota Madiun. Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi, 11(3), 283. https://doi.org/10.30591/pjif.v11i3.3802

Kurniawan, A., Sains, U., Qur, A., & Amalia, A. N. (2023). Gambaran Pasien Infeksi Saluran Kemih Di Ruang Rawat Inap Sebuah Rumah Sakit Swasta Di Purwokerto. 1(4), 9–12.

Megawati Ratna, Prasetya Didik, & Anak Agung Sri Sanjiwani. (2023). Perkembangan Kultur Identifikasi Untuk Penegakan Diagnosis Tuberkulosis. Prosiding Rapat Kerja Nasional Asosiasi Institusi Perguruan Tinggi Teknologi Laboratorium Medik Indonesia, 2, 100–110. https://prosiding.aiptlmi-iasmlt.id/index.php/prosiding/issue/view/5

Mulyati, E., Arsyad, M. R., Suryaningsih, Maryati, S., Gustina, L., Junianto, P., Helencia, K., Widayanti, L. P., Hwihanus, Arsyad, D. I. L. O. M. N., & L, S. H. (2024). PENGANTAR SPSS: TEORI, IMPLEMENTASI DAN INTERPRETASI.

Mutmainnah Abbass, Mus, R., Siahaya, P. G., Tamalsir, D., Astuty, E., Yunita, M., & enevieva Esmeraldine Tanihatu. (2023). Upaya Preventif Infeksi Saluran Kemih (Isk) Melalui Skrining Pemeriksaan. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat, 6, 4317–4327.

Oktovina, M. N., Maryuni, I. W., & Setiadi, F. (2023). Evaluasi Penggunaan Antibiotik Terhadap Hasil Nilai Leukosit Akhir Urine Pada Pasien Infeksi Saluran Kemih Di Rumah Sakit Fatmawati Tahun 2023. Jurnal Farmasi Klinis.

Sifa, G. D., Zurriyani, & Siswanto, E. (2025). Karakteristik Pasien Infeksi Saluran Kemih di Ruang Rawat Inap Bedah Al-bayyan RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh Tahun 2025. The Journal Og Multidisciplinary Research on Scientific and Advance, 3, 1206–1215.

Suryani, I. I., Nangoy, E., Stevany, A., Masengi, R., Waworuntu, A., Mambo, C. D., Posangi, J., & Ratulangi, U. S. (2025). Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Infeksi Saluran Kemih Di Instalasi Rawat Inap Salah Satu Rumah Sakit Swasta Tipe C Di Minahasa. JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian, 4(1), 1145–1153. https://doi.org/10.58344/locus.v4i1.3801

Syahmardan, Tahir Muhammad, & Asnuddin. (2024). Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Infeksi Saluran Kemih terhadap Penggunaan Kateter Menetap pada Pasien Rawat Inap di RSUD Dr. H. Jusuf SK Tarakan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Pencerah, 13(1), 43–62.

Wulandari, Y., Kusuma, W., Amalia, A. A., & Anwar, C. (2023). Analisis Leukosit dan Eritrosit Urin Sebagai Indikator Risiko ISK pada Mahasiswa yang Kurang Konsumsi Air Putih. 15(September), 189–201. https://doi.org/10.37012/jik.v17i1.2751

Published

2026-07-19

How to Cite

ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN INFEKSI SALURAN KEMIH DI RAWAT INAP RSUD X KOTA MADIUN. (2026). Jurnal Farmasi IKIFA, 5(2), 74-84. https://epik.ikifa.ac.id/jfi/article/view/404