Polifarmasi dan Potensi Interaksi Obat: Studi pada Pasien Geriatri Hipertensi Rawat Inap di RS Islam Jakarta Pondok Kopi (Maret 2024 - Februari 2025)
Keywords:
geriatri, hipertensi, interaksi obat, polifarmasi, rawat inapAbstract
Pasien geriatri dengan hipertensi sering kali memerlukan terapi kompleks yang melibatkan penggunaan banyak obat atau polifarmasi. Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya potensi interaksi obat yang dapat memengaruhi efektivitas terapi dan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengobatan polifarmasi dengan potensi kejadian interaksi obat pada pasien geriatri hipertensi rawat inap di RS Islam Jakarta Pondok Kopi periode Maret 2024 hingga Februari 2025. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan retrospektif. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik total sampling berdasarkan data rekam medis pasien. Sebanyak 53 pasien memenuhi kriteria inklusi dalam periode penelitian. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji Chi-square untuk melihat korelasi antar variabel. Berdasarkan analisis data terhadap 53 sampel pasien geriatri, hasil uji statistik menunjukkan nilai nilai p = 0,487 (nilai p ≥ 0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa secara statistik tidak ditemukan korelasi yang bermakna antara jumlah penggunaan obat (polifarmasi) dengan kejadian potensi interaksi obat pada populasi penelitian ini. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengobatan polifarmasi dengan potensi kejadian interaksi obat pada pasien geriatri hipertensi di instalasi rawat inap RS Islam Jakarta Pondok Kopi. Evaluasi klinis tetap diperlukan untuk memantau efek samping obat meski hubungan statistik tidak terbukti signifikan.
References
1. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman pengendalian hipertensi di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Jakarta: Kemenkes RI; 2023. h.5-6
2. World Health Organization. Hypertension. 2023. Data tersedia pada: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension. Diakses 19
November 2024.
3. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam angka: data akurat kebijakan tepat. Jakarta: BKPK; 2023
h. 263-4
4. Nuryati. Bahan ajar rekam medis dan informasi kesehatan (RMIK). Jakarta: Badan PPSDM Kesehatan; 2017. h. 102-3
5. Yuliyanti E, Abdullah R, Deniyati, Rasyid AUM, Thahir Z, Sanjaya A, et al. Interaksi dan efek samping obat. Purbalingga: Eureka Media Aksara: 2024. h.1-4
6. Tirta PMAE, Empuadji PP, Setiawan PYB. Kajian retrospektif potensi interaksi obat hipertensi pada peresepan pasien poli penyakit dalam di Rumah Sakit swasta X Di Denpasar. J Ris Kesehat Nas. 2023;7(2):98–103.
7. Ismaya W, Emelia R. Profil penggunaan obat hipertensi pada pasien bpjs rawat jalan di instalasi farmasi di Rumah Sakit X Sukabumi. J Heal Sains. 2022;3(1):138–45.
8. Rokom. Lansia bahagia bersama keluarga. 2021. Data tersedia pada: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20210617/0537910/lansia bahagia-bersama-keluarga/. Diakses 15 Desember 2024.
9. Mulyani T, Rukminingsih F. Evaluasi peresepan pada pasien geriatri di klinik penyakit dalam instalasi rawat jalan RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang. J Ris Kefarmasian Indonesia. 2020;2(2):h.89–96.
10. Andriyani ND. Evaluasi terapi penggunaan obat antihipertensi pada pasien geriatri di instalasi rawat inap RSUD Dr. Moewardi Surakarta tahun 2016. Surakarta : Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2016.
11. Maharani AS, Rahmawati F. Hubungan polifarmasi dengan potensi interaksi obat pada pasien geriatri rawat jalan di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. 2024. Diunduh dari http://etd.repository.ugm.ac.id/. Diakses 24 Januari 2025.
12. Fadillah A, Ramadhani J. Interaksi obat. Syofrianisda, editor. Pasaman Barat: CV. Azka Putaka; 2024. h. 2-6.
13. Healthline T. Drug Interactions : a guide for consumers. 2022. Data tersedia pada: https://www.healthline.com/health/drug-interactions. Diakses 15 Desember 2024.
14. Sunarti S, Ratnawati R, Nugrahenny G, Mattalitti RM, Ramadhan R, Budianto IC, et al. Prinsip dasar kesehatan lanjut usia (Geriatri). Malang: Universitas Brawijaya Press: 2019 (cited 2024 Feb 17).h. 141–149. Data tersedia pada: Google Digital Inc. ISBN: 9786024329426.
15. World Health Organization - WHO. World Health Organization Technical Report; Medication safety in polypharmacy. Third Glob Patient Saf Chall Medicat Without Harm, Webinar Medicat Saf. 2019;1–63.
16. Kemenkes Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 79 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan pelayanan geriatri di Rumah Sakit. Jakarta: Kemenkes RI;2014. h.2-3.
17. Tallaj JA, Singla I, Bourge RC. Pedoman pencegahan penyakit hipertensi . Vol. 29,. 2020.h. 289–99 p. Data tersedia pada: https://www-who int.translate.goog/news-room/fact-sheets/detail/hypertension. Diakses 15
Desember 2024.
18. Drugs.com. Data tersedia pada: http://drugs.com. Diakses 15 Desember 2024.
19. Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi. Data tersedia pada: https://search.app/oMmo2wKYdspV566w5. Diakses 02 Februari 2025.
20. Ashinta FA, Khusna K., Pambudi SR. Hubungan polifarmasi dan potensi interaksi obat ranitidin pasien rawat inap di RSUD Simo Kabupaten Boyolali. J Farm Sains dan Kesehatan. 2024;2(1):1–12.
21. Permatasari J, Mitra AD, Ilmi M. Analisis interaksi obat antihipertensi pada resep polifarmasi pasien hipertensi rawat jalan di rumah sakit X di kabupaten Batang Hari periode Januari - Maret Tahun 2023. J Kesehatan Tambusai. 2024;5(1):23–8.
22. Romadhoni N, Indria DM, Wibisono N. Hubungan polifarmasi dengan potensi dan tingkat keparahan interaksi obat pada pola resep antihipertensi di Krims. J Bio Komplementer Med. 2023;10(1):1–9.
23. Amalia VN, Sjarqiah U. Gambaran karakteristik hipertensi pada pasien lansia di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura Tahun 2020. Muhammadiyah J Geriatri. 2023;3(2):62.
24. Salsabila E, Utami SL, Sahadewa S, Salsabila E, Utami SL, Sahadewa S. Faktor risiko usia dan jenis kelamin dengan kejadian hipertensi di Klinik Paradise Surabaya Oktober 2023. J Risk Factors. h. 64-69
25. Artiyaningrum B, Azam M. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi tidak terkendali pada penderita yang melakukan pemeriksaan rutin. Public Heal Perspect J. 2016;1(1):12–20.
26. Suling FRW. Hipertensi. Vol. 8. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia; 2021.h 73.
27. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Profil kesehatan Indonesia. 2020. Jakarta: BKPK: 2020. h.146–147.
28. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Standar pelayanan minimal rumah sakit. Jakarta: BKPK : 2008. h 69–73.
29. Hosseini S, Zabihi A, Amiri S, Bijani A. Polypharmacy among the elderly. journal of midlife health. 2018. Data tersedia pada: https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC6006800/. Diakses 14 Juni 2025
30. Milinia SR. Hubungan polifarmasi dan potensi interaksi obat pada pasien yang mendapatkan resep antihipertensi di RSI Siti Khadijah Palembang 2020. Data tersedia pada: http://repository.unsri.ac.id/58048/. Diakses 15 Juni 2025
31. Awali JD, Pardilawati CY, Soleha TU, Oktarlina RZ. Kajian polifarmasi terhadap keamanan obat pada pasien geriatri. J Medula. 2024;14(4):739–45.
32. Mariam S, Salsabilila YA, Kurniasih N. Evaluasi kejadian interaksi obat antihipertensi pada pasien rawat jalan di Puskesmas Tanah Sareal. J Farmamedika (Pharmamedica Journal). 2022;7(2):157–64.
33. Febriani R, Fitri M. Analisis kejadian hipertensi pada lansia dengan diabetes melitus. J Aisyiyah Med. 2020;4.
34. Soelistijo S. Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 dewasa di Indonesia 2021. Global Initiatif Asma. 2021;46. Data tersedia pada: www.ginasthma.org. Diakses 16 Juni 2025
35. Theodora I, Sibuea S. Penatalaksanaan holistik gagal jantung kongestif dan hipertensi pada wanita usia 65 tahun melalui pendekatan kedokteran keluarga. Med Prof J Lampung. 2023;13(7):1131–41.
36. PERKI 2023. Pedoman tatalaksana penyakit gagal jantung. NBER Working Papers. 2023. h.89 Data tersedia pada : http://www.nber.org/papers/w16019. Diakses 15 Juni 2025
37. Maindoka FS, Mpila D, Citraningtyas G. Kajian interaksi obat pada pasien geriatri di rawat inap . Pharmacon J Ilmu Farm. 2017;6(3).
38. Yuswar MA, Egida Rachmadani, Eka Kartika Untari. Identifikasi dampak interaksi obat antihipertensi terhadap tekanan darah pada pasien geriatri hipertensi yang dirawat inap di Rsud Dr Soedarso Pontianak. J Ilmu Manuntung. 2022;8(1):163–72.
39. Razoki. Harahap, Sari, Rezki,. Sembiring, Br, Novitaria,. Neswita, Elfia . Skrining resep polifarmasi secara klinis pada pasien hipertensi di Rumah Sakit Advent. 2023. Data tersedia pada : https://www.researchgate.net/publication/372126256_Skrining_Resep_Poli farmasi_Secara_Klinis_Pada_Pasien_Hipertensi_Di_Rumah_Sakit_Advent
. Diakses 15 Juni 2025
40. Rachmadani E, Untari EK, Yuswar MA. Identifikasi potensi interaksi obat antihipertensi pada pasien geriatri hipertensi Rawat Inap Di Rsud Dr Soedarso Pontianak.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Farmasi IKIFA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.