IDENTIFIKASI BAKTERI Escherichia coli PADA AIR LIMBAH DI LINGKUNGAN PABRIK GULA KOTA MAGETAN

Authors

  • Angela Rosa Dewanti Program Studi Farmasi, STIKes Bhakti Husada Mulia Madiun, Indonesia
  • Rina Nurmaulawati Program Studi Farmasi, STIKes Bhakti Husada Mulia Madiun, Indonesia
  • Arikha Ayu Susilowati Program Studi Farmasi, STIKes Bhakti Husada Mulia Madiun, Indonesia1

Keywords:

Escherichia coli, air sungai, TSIA, SIM, Katalase, PCR.

Abstract

Air bersih yang bersumber dari sumur maupun sungai harus diperhatikan kebersihannya baik secara fisik, kimia, mikrobiologis, maupun kualitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan bakteri Escherichia coli pada air sungai di sekitar pabrik gula serta mengevaluasi kualitas fisik dan kimia air sungai tersebut. Menambah wawasan dan pengetahuan tentang penilaian kualitas air limbah sungai yang baik secara mikrobiologis serta dapat mengedukasi masyarakat sebagai pencegahan awal dari penyakit diare. Metode penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dan menggunakan pendekatan penelitian untuk menggambarkan karakteristik suatu populasi, situasi, atau fenomena secara sistematis dan akurat, dengan menggunakan data numerik. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga titik berbeda yaitu 10 meter - 100 meter, 100 meter – 500 meter, 500 meter - 1 kilo meter dari pabrik gula. Uji yang dilakukan meliputi uji fisik air (warna dan bau), uji pH, pewarnaan Gram, uji biokimia (TSIA, SIM, dan katalase), serta konfirmasi molekuler menggunakan metode PCR. Hasil uji fisik menunjukkan bahwa seluruh sampel air sungai memiliki warna keruh dan bau menyengat, menandakan adanya indikasi pencemaran. Nilai pH yang diperoleh menunjukkan kondisi yang sesuai standar. Hasil pewarnaan Gram menunjukkan bakteri berbentuk batang pendek Gram negatif, yang mengindikasikan keberadaan Escherichia coli. Hasil uji TSIA memperlihatkan perubahan warna menjadi kuning dan adanya gas pada media, menunjukkan kemampuan fermentasi karbohidrat oleh bakteri tersebut. Uji SIM memperlihatkan hasil Indol positif, H₂S negatif, dan motilitas positif, sedangkan uji katalase juga menunjukkan hasil positif. Analisis PCR menghasilkan fragmen DNA berukuran 613 bp, yang mengonfirmasi keberadaan Escherichia coli pada seluruh sampel air sungai. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa air sungai di sekitar pabrik gula telah terkontaminasi oleh bakteri Escherichia coli, yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan dan pencemaran lingkungan diperlukan pengawasan kualitas air dan sistem pengolahan limbah yang lebih baik untuk mencegah pencemaran lebih lanjut.

References

1. Fathia N, Utama WT, Marcellia S, Carolia N, Kedokteran F, Lampung U, et al. Keberadaan Bakteri Coliform dan Escherichia coli dalam Sumber Air Bersih Sebagai Penyebab Diare pada Rumah Tangga : Literature Review Presence of Coliform and Escherichia coli Bacteria in Household Clean Water Sources as a Cause of Diarrhea : Literature R. J Medula [Internet]. 2024;14:1619–22. Available from: https://journalofmedula.com/index.php/medula/article/view/1293

2. Ika M, Kurniawati D, Darmon TMD. Analisis Kualitas Air Sungai Metro Berdasarkan Parameter Fisik Dan Derajat Keasaman (pH). J Swarnabhumi. 2024;8(7):161–6.

3. Susanti N, Rasyid Z, Hasrianto N, Redho A, Fadhli R. Analisis Penyakit Diare di Desa Cipang Kiri Hulu dan Faktor Lingkungan Fisik yang Mempengaruhinya. J Kesehat Lingkung Indones. 2024;23(3):374–81.

4. Antara NY, Ayu I, Kusuma P. And QPCR Method : A Literature Review. 2024;6(1):1487–99.

5. Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017 Tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan Dan Persyaratan Kesehatan Air Untuk Keperluan Higiene Sanitasi, Kolam Renang, Solus Per Aqua dan Pemandian Umum. Peratur Menteri Kesehat Republik Indones. 2017;1–20.

6. Angka KKD. Kabupaten Kampar. Wikipedia [Internet]. 2021;4(2):58–68. Available from: https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Kampar, diakses 12 September 2016

7. Wahyuni S, Kaswi N, Annisa R, Permata I, Salim A, Rabiah P, et al. EDUKASI PEMBUATAN MEDIA NUTRIENT AGAR (NA) UNTUK PENGAMATAN MORFOLOGI Esherichia coli DI SMAS PESANTREN IMMIM. J Pengabdi Kpd Masy. 2024;5(1):31–6.

8. Amin SS, Ghozali TZ, Efendi MRS. Identifikasi Bakteri dari Telapak Tangan dengan Pewarnaan Gram. Chemviro J Kim dan Ilmu Lingkung [Internet]. 2023;1(1):30–5. Available from: https://doi.org/10.56071/chemviro.v1i1.563

9. Tulasi MI, Foeh NDF., Detha AIR. Tersedia daring pada: http://ejurnal.undana.ac.id/. J Vet Nusant. 2021;4(1):1–13.

10. Otu LR, Iswandi I, Wulandari D. Uji Aktivitas Antibakteri Lendir Bekicot (Achatina Fulica) Terhadap Bakteri Escherichia Coli Dan Uji Kadar Total Protein. PHARMADEMICA J Kefarmasian dan Gizi. 2024;4(1):23–36.

11. Adi N, Sari TK, Pendidikan M, Dokter P, Hewan FK, Hewan FK, et al. Buletin veteriner udayana. 2024;(158):1751–65.

12. Ummah MS. Log Book Ekstraksi Bakteri. Sustain [Internet]. 2019;11(1):1–14. Available from: http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI

13. Tandiapa M, Lawalata HJ, Tengker AC, Sumampouw HM, S Nangoy WM, Biologi J. Isolasi dan Identifikasi Bakteri Escherichia Coli Jajanan Pasar Girian Kota Bitung. J Cendekia Ilm. 2024;3(4):893–904.

Published

2026-04-30

How to Cite

IDENTIFIKASI BAKTERI Escherichia coli PADA AIR LIMBAH DI LINGKUNGAN PABRIK GULA KOTA MAGETAN. (2026). Jurnal Farmasi IKIFA, 5(1), 67-79. https://epik.ikifa.ac.id/jfi/article/view/355