PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENYAKIT GASTRITIS DI WILAYAH KELURAHAN GEDONG JAKARTA TIMUR

Penulis

  • Ida Diana Sari a:1:{s:5:"en_US";s:12:"STIKes IKIFA";}
  • Fitri Savitri STIKes IKIFA
  • Rahmat Widiyanto STIKes IKIFA
  • Agnes Putri Yuanto STIKes IKIFA

Kata Kunci:

English

Abstrak

ABSTRAK

 

Gastritis atau yang biasa disebut dengan maag ialah kondisi dimana lapisan dinding lambung (mukosa lambung) mengalami inflamasi atau peradangan Persentase dari angka kejadian gastritis di Indonesia menurut WHO adalah 40,8%. Angka kejadian gastritis pada beberapa daerah di Indonesia cukup tinggi dengan prevalensi 274,396 kasus dari 238,452,952 jiwa penduduk. Studi di Indonesia menyatakan 550 pasien yang melakukan pemeriksaan endoskopi, 44,7% diantaranya memiliki gastritis akut. Selain disebabkan oleh bakteri helicobacter pylori, gastritis ini juga bisa diakibatkan dari penyakit lain yaitu penggunaan obat NSAID (Nonsteroidal anti- inflammatory drug) seperti aspirin dan ibuprofen, konsumsi alkohol yang berlebihan, penggunaan kokain, stress fisik, dan merokok. Tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui  pengetahuan masyarakat di wilayah Kelurahan Gedong Jakarta Timur  tentang penyakit gastritis. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Proporsional Random Sampling dengan jumlah responden sebanyak 288 responden. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas terhadap 50 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 215 responden (75%) pengetahuan baik, 66 responden (23%) berpengetahuan cukup sebanyak dan sebanyak 7 responden (3%) berpengetahuan kurang. Maka, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan masyarakat wilayah Kelurahan Gedong Jakarta Timur  ini sudah baik.

Kata Kunci : Pengetahuan, Gastritis, Lambung, Proporsional Random Sampling

 

Referensi

1. Rumah Sakit Mitra Keluarga. Ternyata Berbeda! Ketahui Perbedaan Penyakit Maag dan GERD [Internet]. 2022. Diambil dari: https://www.mitrakeluarga.com/artikel/artikel-kesehatan/perbedaan-maag- dan-gerd. Diakses 15 Januari 2023.
2. Miftahussurur M, Rezkitha YAA, I’tiashom R. Buku Ajar Aspek Klinis Gastritis. Surabaya: Airlangga University Press; 2021. h 13–17.
3. Rimbawati Y, Ria W, Mustakim. Edukasi Pencegahan Dan Penanganan Gastritis Pada Siswa Bintara Polda Sumatera Selatan. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. 2022;2(1).
4. Rumah Sakit Murni Teguh. Gastritis [Internet]. 2022. Diambil dari: https://www.rsmurniteguh.com/artikel/Gastritis?page=11. Diakses 4 Februari 2023.
5. Suryono, Meilani RD. Pengetahuan Pasien Dengan Gastritis Tentang Pencegahan Kekambuhan Gastritis. Jurnal Akad Keperawatan Pamenang Pare. 2016;7(2):34–9.
6. Harefa F. Pengetahuan Penderita Gastritis Tentang Pencegahan Gastritis Berulang Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Awa’ai Kabupaten Nias Utara. (KTI). Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan; 2021.
7. Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta; 2007. h 139–142.
8. Sulaiman A. Pancasila dan Kewarganegaraan. Bandung: Arfino Raya; 2015. h 5–7.
9. Budiman, Riyanto A. Kapita Selekta Kuisioner Penegtahuan Dan Sikap Dalam Penelitian Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika; 2013. h 4–7, 11, 22– 23.
10. Suhada I. Ilmu Sosial Dasar. Bandung: Remaja Rosdakarya; 2017. h 53.
11. Ismail, Endyani H. Ilmu Antropologi: Sebuah Pengatar. Yogyakarta: Jejak Pustaka; 2022. h 67.
12. Nurmansyah G, Rodliyah N, Hapsari RA. Pengantar Antropologi: Sebuah Ikhtisar Mengenal Antropologi. Lampung: AURA; 2019. h 47–53.

Diterbitkan

2024-04-30

Cara Mengutip

PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENYAKIT GASTRITIS DI WILAYAH KELURAHAN GEDONG JAKARTA TIMUR. (2024). Jurnal Farmasi IKIFA, 3(1), 137-143. https://epik.ikifa.ac.id/jfi/article/view/135