Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Banjarbaru Utara

Main Article Content

Ratih Pratiwi Sari

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula dalam darah melebihi batas normal. Faktor utama yang menyebabkan tingginya kadar gula darah pada pasien diabetes melitus adalah ketidakpatuhan pasien dalam mengkonsumsi obat hipoglikemik oral. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepatuhan minum obat dan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kepatuhan minum obat dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pengambilan data menggunakan teknik consecutive sampling selama periode bulan Desember 2015 sampai Januari 2016. Subyek penelitian adalah pasien diabetes melitus tipe II di Puskesmas Banjarbaru Utara yang menerima obat Hipoglikemik oral dengan kuesioner kepatuhan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS). Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien diabetes melitus yaitu kepatuhan rendah (55,88%), kepatuhan sedang (20,59%), dan kepatuhan tinggi (23,53%). Terdapat korelasi yang tidak bermakna antara kepatuhan minum obat dengan kadar gula darah puasa (p>0,05) dan terdapat korelasi yang bermakna antara kepatuhan minum obat dengan kadar gula darah 2 jam setelah makan (p<0,05) dengan arah korelasi negatif. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa tingkat kepatuhan minum obat pada pasien diabetes melitus tipe II di Puskesmas Banjarbaru Utara tergolong dalam tingkat kepatuhan rendah. Hubungan antara kepatuhan dengan kadar gula darah memiliki interpretasi yang sesuai harapan yaitu semakin tinggi kepatuhan maka kadar gula darah semakin rendah. 

Article Details

How to Cite
Sari, R. P. (2016). Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Banjarbaru Utara. Jurnal Ilmu Farmasi Terapan Dan Kesehatan, 1(1), 65-74. Retrieved from https://epik.ikifa.ac.id/index.php/journals/article/view/12
Section
Articles